KPC Bangun 75 Unit Rumah Layak Huni di Kutai Timur

PT Kaltim Prima Coal (KPC), sejauh ini telah membangun 75 unit Pembangunan Rumah Layak Huni (PRLH), untuk masyarakat miskin di wilayah Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

Sebanyak 20 unit dari rumah tersebut merupakan program tahun 2022 dan lainnya dari program tahun sebelumnya.

Gubernur Kaltim Dr Ir H Isran Noor, M.Si, Agustus lalu meresmikan 20 unit  PRLH tersebut, di Sangatta, Kutai Timur.  Peresmian dipusatkan di rumah milik Sugeng, salah satu penerima manfaat Program PRLH KPC, warga Jl Assadiyah, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Isran Noor mengatakan, Program PRLH merupakan program prioritas Pemprov Kaltim dalam periode kepempinannya sebagai gubernur. Targetnya akan dibangun tiga ribu unit rumah layak huni di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

Untuk merealisasikan PRLH, Pemprov menggandeng Kodam Mulawarman dan perusahaan-perusahan yang beroperasi di Kaltim. Perusahaan yang telah berkolaborasi, antara lain, minyak dan gas bumi, pertambangan batubara, perbankan, perkebunan kelapa sawit, Perusda di bawah Pemprov Kaltim dan berbagai perusahaan lainnya.

“Program ini saya harapkan bisa menekan angka kemiskinan di Kaltim, dari yang sekarang enam persen menjadi di bawah dua persen,” kata Isran.

Isran secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPC atas dukunganya terhadap Program PRLH. Ia berharap, KPC bisa meningkatkan lagi jumlah rumah yang dibangun pada masa mendatang. “Waktu saya menjadi Bupati Kutim tahun 2010 lalu, saya tau KPC sudah membangum rumah layak huni juga. Ini sangat bagus karena langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Isran.

General Manager External Affairs and Sustainable Development (GM ESD) KPC Wawan Setiawan mengatakan, pada tahun 2022 KPC membangun 20 unit PRLH. Realisasinya dilaksanakan pada tahun 2023. Sebelumnya, KPC telah membangun 55 unit PRLH di Kutai Timur. Sehingga total hingga saat ini, telah mencapai 75 unit PRLH.

“Kami terus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah, utamanya dalam bidang pengentasan kemiskinan di sekitar wilayah operasi KPC,” kata Wawan.

Sugeng, salah satu warga yang menerima PRLH KPC mengaku senang dan bahagia, bisa memiliki rumah baru yang layak. Sebelumnya, pria beranak tiga itu, tinggal di lorong sempit, sebuah rumah yang berdiri di atas badan sungai. Naas juga menimpa keluarga Sugeng. Rumah satu-satunya yang ia miliki mengalami musibah kebakaran.

“Saya juga korban kebakaran. Setelah kebakaran, saya gak punya rumah lagi. Saya ucapkan terima kasih kepada KPC atas pembangunan rumah ini,” kata Sugeng.

Program PRLH KPC tahun 2022, tersebar di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Program ini sebelumnya menyasar juga wilayah Kecamatan Muara Wahau dan Telen.(*)