Isran: KPC Perusahaan Yang Disiplin

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor saat Seremonial Pengembalian Air Sungai Keluu, Kegiatan Pascatambang Wilayah eks PKP2B KPC mengakui, KPC merupakan perusahaan yang disiplin. Selalu mengikuti aturan pemerintah.

“KPC memiliki nama besar. KPC memiliki reputasi dalam hal menjaga lingkungan. Hampir setiap tahun dari hasil evaluasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), KPC mendapatkan Proper Emas bidang lingkungan. Artinya KPC disiplin. Jadi tidak serampangan, tapi melakukan kontrol terhadap pengendalian lingkungannya,” kata Isran.

“Ini salah satu buktinya. Jadi nanti sungai Keluu yang ditampung di void Pit A ini untuk dimanfaatkan. Dengan syarat, kondisi hulu sungai Keluu masih bagus. Harus ada tegakan-tegakan yang perlu dilakukan intensifikasi. Termasuk yang ada di sekitar void Pit A ini. Saya yakin ini akan dilakukan nanti oleh KPC,” lanjut Isran.

Pada akhir sambutanya, Isran menyampaikan terima kasih kepada KPC, yang secara disiplin mengelola alam dan lingkungan dengan baik. Selain itu, Isran juga mengapresiasi KPC atas kontribusinya yang besar kepada Pemerintah Daerah dalam hal pembagian keuntungan bersih (profil sharing) sebesar 10 persen dan penerimaan dari royalty dan PNBP.

“Saya atas nama pemerintah, mengucapkan terima kasih kepada KPC, yang secara disiplin mengelola alam dan lingkungan dengan baik dan tepat waktu. Dan terutama merupakan Perusahaan pertama yang membagi hasil keutunganya sebesar 10 persen kepada pemerintah. Selain tentunya dari royalty dan PNBP,” kata Isran.

Hal senada juga disampaikan Bupati Kutai Timur Drs H Ardiansyah Sulaiman, MSi. Bupati mengharapkan agar KPC terus menjaga debit dan kualitas void Pit A, karena nantinya akan dimanfaatkan untuk konsumsi dan industri di wilayah Bengalon. “Saya atas nama pemerintah Kutim menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KPC yangg telah mengembalikan aliran sungai Keluu ini. Dan nantinya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kebutuhan masyarakat Bengalon dan industri yang berkembang di wilayah Bengalon dan sekitarnya. Saya harapkan, debit dan kualitasnya dijaga, agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri yang berkembang di Bengalon,” kata Ardiansyah.

Selain Gubernur Kaltim Isran Noor dan Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, acara Seremonial Pengembalian Air Sungai Keluu, Kegiatan Pascatambang Wilayah eks PKP2B KPC, dihadiri pula oleh Koordinator Perlindungan Lingkungan Mineral dan Batubara, Direktorat Teknik Lingkugan Minerba Doni P Simorangkir dan Sub Koordinator Perlindungan Lingkungan Minerba, Direktur Deva Satria SP.(*)